Pondok Pesantren AL-BAYAN mulai merintis berdirinya sejak 5 Desember 1999 M, bertepatan dengan 17 Ramadhan 1419 H, dan langsung membuka penerimaan santri baru untuk tahun ajaran 1999/2000. Pondok pesantren ini didirikan oleh K.H. Eeng Nurhaeni yang berpedoman pada prinsip pendidikan nasional kita, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun Al-Bayan memiliki komitmen untuk mengutamakan akhlak dan kemandirian hidup (kecerdasan spiritual) di samping kecerdasan emosional dan intelektual, terutama dengan menerapkan disiplin ekstrakurikuler yang beragam, seperti pembinaan tilawatil-quran, latihan pidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Arab dan Inggris), kajian kitab-kitab agama, serta pengembangan minat dan bakat bagi para santri: olahraga silat dan tapak suci, pramuka, latihan musik (band), pendidikan komputer dan lain-lain.

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillahirobbil'alamiin, amma ba'du


Kita bersyukur kepada Allah SWT bahwa kita telah diberi rahmat dan hidayah-Nya hingga sanggup melanjutkan amanah yang diemban di pundak kita semua untuk menyampaikan pendidikan yang merupakan pondasi bagi kehidupan kita sebagai khalifah di muka bumi ini.

Kita harus terus berikhtiar se-optimal mungkin bahwa amanah pendidikan ini adalah tanggung jawab kita semua. Seorang guru mendidik muridnya, identik dengan orang tua yang bertanggung jawab kepada anak-anaknya. Bahkan seorang ibu-pun termasuk pemimpin bagi pendidikan anak-anaknya di rumah-tangga. Konsep pendidikan dalam hidup ini, tanpa kecuali harus kita pikul bersama-sama, serta harus kita adakan pembaharuan bersama-sama. Konsep pendidikan di masa lalu tentu masih banyak kekeliruan dan kekurangannya, namun kita tidak mengabaikan sisi-sisi positif yang harus kita lanjutkan bersama-sama. Konsep pendidikan ini pada hakekatnya merupakan masukan, induksi atau memori yang diteladankan kepada anak-anak didik kita, hingga pihak pertama yang harus memiliki kesadaran akan fungsi pendidikan ini adalah orang-orang yang lebih dahulu menikmati anugerah pendidikan itu sendiri. Karena itu seorang santri patut bersyukur karena telah diberi kesempatan untuk mengecap pendidikan, sesuatu yang tidak bisa dinikmati oleh semua orang.


Rasa syukur ini kita panjatkan kepada Allah SWT, dan tentu saja rasa terima kasih harus disampaikan kepada pihak-pihak yang berperan dalam pelaksanaan proses pendidikan itu sendiri.

Demikian sambutan kami, kiranya generasi yang akan datang akan semakin kaya akan wawasan, hingga konsep pendidikan ini semakin lama semakin mengalami peningkatan dan kemajuan yang berarti.


Wassalam,

Ust. Drs. Eeng Nurhaeni

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Bayan
.

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - ....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Read More......

Ustadz & Ustadzah

Ustadz & Ustadzah